iNews Bukititnggi – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan penyediaan air bersih di seluruh wilayah provinsi. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan ekonomi daerah.
Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Sumbar menyampaikan bahwa infrastruktur yang memadai dan akses air bersih yang layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara merata, termasuk di daerah terpencil dan rawan bencana.
Infrastruktur Jadi Tulang Punggung Pembangunan Daerah
Gubernur menekankan bahwa pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan sarana pendukung lainnya, menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas barang dan jasa, membuka akses antarwilayah, serta mendorong pemerataan pembangunan.
“Jika akses jalan dan infrastruktur dasar terpenuhi, maka potensi ekonomi daerah akan tumbuh lebih cepat dan merata,” ujar Gubernur.
Ia juga menyoroti pentingnya percepatan penyelesaian proyek-proyek strategis yang sempat tertunda agar segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Air Bersih Jadi Prioritas Layanan Dasar
Selain infrastruktur, Gubernur Sumbar menaruh perhatian besar pada pemenuhan kebutuhan air bersih. Menurutnya, masih terdapat sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih, terutama saat musim kemarau atau pascabencana.
Pemerintah Provinsi Sumbar mendorong optimalisasi sistem penyediaan air minum (SPAM), peningkatan kapasitas jaringan distribusi, serta penguatan peran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di kabupaten dan kota.
Air bersih, kata Gubernur, bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit.

Baca juga: Korban Bencana Sumatra Tembus 1.177 Jiwa, Ratusan Masih Hilang
Percepatan Lewat Sinergi dan Kolaborasi
Untuk mempercepat realisasi program, Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan pemerintah pusat. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Selain itu, Pemprov Sumbar juga membuka ruang kerja sama dengan sektor swasta dan pemanfaatan skema pembiayaan alternatif guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan air bersih.
Perhatian pada Daerah Rawan Bencana
Sumatera Barat dikenal sebagai daerah yang rawan bencana, seperti banjir, longsor, dan gempa bumi. Oleh karena itu, Gubernur mengingatkan agar pembangunan infrastruktur dan sistem air bersih memperhatikan aspek ketahanan dan mitigasi bencana.
Infrastruktur yang dibangun harus memiliki daya tahan tinggi dan dirancang untuk meminimalkan risiko kerusakan akibat bencana, sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dalam jangka panjang.
Dampak bagi Kesejahteraan Masyarakat
Gubernur optimistis percepatan pembangunan infrastruktur dan penyediaan air bersih akan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Akses jalan yang baik akan memudahkan petani dan pelaku UMKM memasarkan produk, sementara ketersediaan air bersih akan meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas warga.
Program ini juga diharapkan mampu mengurangi kesenjangan antarwilayah serta memperkuat daya saing Sumatera Barat di tingkat nasional.
Imbauan kepada Pemerintah Daerah
Di akhir pernyataannya, Gubernur Sumbar mengimbau seluruh pemerintah kabupaten dan kota agar menyelaraskan program pembangunan daerah dengan prioritas provinsi. Ia meminta setiap daerah proaktif dalam perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan proyek agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai tepat waktu.
“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kita harus bergerak bersama demi Sumatera Barat yang maju dan sejahtera,” tegasnya.
Penutup
Dorongan Gubernur Sumbar terhadap percepatan pembangunan infrastruktur dan air bersih menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah serius memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Dengan kolaborasi semua pihak dan perencanaan yang matang, Sumatera Barat diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.












