iNews Bukittinggi – Menteri Pekerjaan Umum (PU) meninjau langsung kondisi Jalan Malalak–Bukittinggi, salah satu jalur strategis penghubung antardaerah di Sumatera Barat. Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU memastikan pembangunan jembatan permanen serta menyiapkan anggaran sebesar Rp667 miliar untuk penanganan dan peningkatan infrastruktur di ruas jalan tersebut.
Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat perbaikan infrastruktur yang terdampak kerusakan sekaligus meningkatkan konektivitas dan keselamatan pengguna jalan.
Jalan Strategis Penghubung Wilayah
Jalan Malalak–Bukittinggi memiliki peran vital sebagai jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Agam dengan Kota Bukittinggi. Selain menunjang mobilitas masyarakat, ruas jalan ini juga menjadi akses penting bagi distribusi logistik dan sektor pariwisata.
Namun, kondisi geografis yang rawan longsor serta cuaca ekstrem kerap menyebabkan kerusakan infrastruktur di sepanjang jalur tersebut.
Menteri PU Pastikan Bangun Jembatan Permanen
Dalam peninjauannya, Menteri PU menegaskan bahwa pemerintah akan membangun jembatan permanen untuk menggantikan infrastruktur sementara yang selama ini digunakan. Pembangunan jembatan permanen dinilai penting guna menjamin keamanan dan kelancaran lalu lintas dalam jangka panjang.
“Pembangunan jembatan permanen ini menjadi prioritas agar akses masyarakat tidak lagi terganggu,” ujar Menteri PU.

Baca juga: Prestasi Gulat Sumbar Menggeliat, PGSI Tegaskan Dukungan Penuh Porprov 2026
Anggaran Rp667 Miliar Disiapkan
Pemerintah pusat menyiapkan anggaran sebesar Rp667 miliar untuk mendukung penanganan dan peningkatan Jalan Malalak–Bukittinggi. Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan jembatan, perbaikan badan jalan, penguatan lereng, serta peningkatan sistem drainase.
Investasi ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap bencana alam dan cuaca ekstrem.
Fokus Keselamatan dan Ketahanan Infrastruktur
Menteri PU menekankan bahwa aspek keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama dalam penanganan ruas Malalak–Bukittinggi. Selain pembangunan jembatan permanen, pemerintah juga akan memperkuat struktur jalan agar lebih tahan terhadap longsor dan erosi.
Penggunaan teknologi konstruksi yang sesuai dengan karakteristik wilayah pegunungan menjadi bagian dari strategi pembangunan.
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Penanganan Jalan Malalak–Bukittinggi dilakukan melalui sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menteri PU mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang aktif berkoordinasi dalam percepatan pembangunan infrastruktur tersebut.
Sinergi ini dinilai penting agar proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata
Perbaikan dan peningkatan Jalan Malalak–Bukittinggi diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata. Akses yang lebih aman dan nyaman diyakini akan meningkatkan kunjungan wisatawan serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.
Infrastruktur yang andal juga menjadi kunci dalam mendukung pengembangan wilayah secara berkelanjutan.
Harapan Masyarakat Segera Terwujud
Masyarakat sekitar menyambut baik komitmen pemerintah pusat dalam menangani Jalan Malalak–Bukittinggi. Pembangunan jembatan permanen dan peningkatan kualitas jalan diharapkan segera terealisasi agar aktivitas warga tidak lagi terganggu.
Pemerintah menargetkan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Komitmen Pemerintah Bangun Infrastruktur Berkelanjutan
Peninjauan Menteri PU ini menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. Dengan dukungan anggaran dan perencanaan matang, Jalan Malalak–Bukittinggi diharapkan menjadi jalur strategis yang andal dan mendukung kemajuan Sumatera Barat.












