iNews Bukittinggi – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan mobil travel Toyota Innova terjadi di wilayah Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kendaraan tersebut dilaporkan terjun ke parit di pinggir jalan, mengakibatkan empat penumpang mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.
Peristiwa tersebut terjadi pada [hari/tanggal] di ruas jalan yang menghubungkan antarwilayah, dan sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, mobil travel Toyota Innova tersebut melaju dari arah [asal] menuju [tujuan] dengan membawa sejumlah penumpang. Saat melintas di kawasan Akabiluru, kendaraan diduga mengalami kehilangan kendali.
Diduga sopir tidak dapat menguasai laju kendaraan sehingga mobil oleng ke sisi jalan dan akhirnya masuk ke parit dengan posisi miring. Kondisi jalan yang relatif sempit serta faktor lain masih dalam proses penyelidikan oleh petugas.
“Mobil melaju seperti biasa, namun tiba-tiba keluar jalur dan masuk ke parit,” ujar salah satu saksi mata di lokasi kejadian.
Empat Penumpang Mengalami Luka
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang penumpang mengalami luka-luka dengan tingkat cedera berbeda-beda. Beberapa di antaranya mengeluhkan nyeri di bagian kepala dan tubuh akibat benturan saat kendaraan terjun ke parit.
Warga sekitar bersama pengguna jalan yang melintas langsung memberikan pertolongan awal sebelum petugas datang ke lokasi.

Baca juga: Kasus Narkotika Dominasi Perkara di Bukittinggi Awal 2026
Evakuasi dan Penanganan
Petugas kepolisian dan tim terkait segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan kendaraan. Para penumpang yang mengalami luka langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, kendaraan travel yang mengalami kecelakaan dievakuasi dari dalam parit dengan bantuan alat berat dan warga sekitar.
Penyelidikan Polisi
Kasat Lantas setempat menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan, keterangan sopir, serta faktor jalan dan cuaca saat kejadian.
“Kasus kecelakaan ini masih kami dalami. Kami mengimbau pengemudi agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalan yang rawan kecelakaan,” ujarnya.
Imbauan Keselamatan
Pihak kepolisian mengingatkan seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan dan travel, untuk selalu menjaga kondisi fisik saat berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta meningkatkan kewaspadaan di jalur-jalur rawan kecelakaan.
“Kami harap kejadian ini menjadi pelajaran agar keselamatan tetap menjadi prioritas utama di jalan raya,” pungkasnya.












