Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Suasana Semarak Warnai Pembukaan Kejurda Pickleball Pelajar 2025 di Bukittinggi

Suasana Semarak Warnai Pembukaan Kejurda Pickleball Pelajar 2025 di Bukittinggi

Shoppe Mall

Bukittinggi Siap Pukau Dunia Olahraga: Tuan Rumah Perdana Kejurda Pickleball Pelajar 2025

iNews Bukittinggi– Suasana di GOR Bermawi, Bukittinggi, pada Ahad, 27 September 2025, penuh dengan semangat dan gelora kompetisi. Namun, yang istimewa, euforia itu tidak datang dari olahraga mainstream seperti sepak bola atau bulu tangkis, melainkan dari sebuah arena dengan suara ‘pluk’ khas bola plastik berlubang yang dipukul dengan bet kayu. Inilah momen bersejarah: pembukaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pickleball Tingkat Pelajar se-Sumatera Barat 2025. Kota Bukittinggi dengan bangga mengukir namanya sebagai tuan rumah perhelatan perdana olahraga anyar yang digadang-gadang menjadi masa depan olahraga rakyat ini.

Dalam sambutannya yang penuh energi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya. Ia melihat momentum ini bukan sekadar turnamen, melainkan sebuah babak baru dalam dunia keolahragaan lokal.

Shoppe Mall

Pickleball: Olahraga “Merakyat” yang Cocok dengan Semangat Sumbar

Rismal Hadi dengan cermat memaparkan esensi dari pickleball. “Pickleball ini adalah olahraga yang merakyat dan sangat cocok dengan kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera Barat dan Bukittinggi,” terangnya di hadapan para atlet pelajar, pelatih, dan official.

Suasana Semarak Warnai Pembukaan Kejurda Pickleball Pelajar 2025 di Bukittinggi
Suasana Semarak Warnai Pembukaan Kejurda Pickleball Pelajar 2025 di Bukittinggi

Baca Juga: Kabupaten Kepulauan Mentawai Melepas 40 Atlet Pickleball Berlaga di Kejurda Provinsi Sumbar

Dia menjelaskan bahwa Suasana olahraga yang berasal dari Amerika ini merupakan sebuah perpaduan yang sempurna. “Permainan ini merupakan perpaduan antara tenis, bulutangkis, dan tenis meja, sehingga mudah diterima oleh berbagai kalangan,” tambahnya. Penjelasan ini sekaligus menjawab rasa penasaran banyak orang yang masih asing dengan nama ‘pickleball’. Olahraga ini menawarkan kemudahan belajar dengan lapangan yang lebih kecil dari tenis dan peralatan yang relatif terjangkau, membuatnya potensial untuk menyebar cepat di komunitas.

Dukungan Penuh Pemko dan Ambisi Nasional

Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi dalam mengembangkan cabang olahraga ini tidak main-main. Rismal Hadi menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah. Suasana Optimisme itu bahkan telah melampaui batas regional. “Pemko Bukittinggi siap mendukung penuh agar pickleball semakin berkembang dan diminati masyarakat. Kami optimistis, ke depan tidak menutup kemungkinan Bukittinggi menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat nasional,” tutup Rismal dengan keyakinan yang menggebu.

Pernyataan ini bukanlah isapan jempol belaka. Dipilihnya Bukittinggi sebagai tuan rumah Kejurda perdana, yang memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Sumatera Barat dan Piala Wali Kota Bukittinggi, adalah bukti nyata keseriusan pemerintah daerah. Event selama dua hari (27-28 September 2025) ini diikuti oleh ratusan pelajar mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/sederajat se-Sumatera Barat, menunjukkan animo yang luar biasa untuk sebuah olahraga baru.

Momentum Membangun Generasi Berprestasi

Apresiasi tinggi juga disampaikan Rismal Hadi kepada pengurus Ikatan Pickleball Sumatera Barat (IPF Sumbar) yang telah berani mengambil inisiatif menggelar kejuaraan perdana ini. Sebuah langkah berani yang dinilai akan membuahkan hasil bagi masa depan olahraga dan generasi muda.

Hal senada ditegaskan oleh Ketua Panitia, Hendra Faldli. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa Suasana Kejurda Pickleball ini adalah momentum penting. Bagi para pelajar, ini adalah ajang untuk menunjukkan potensi dan bakat terpendam. Bagi daerah, ini adalah lahan subur untuk mencetak atlet-atet berprestasi masa depan.

“Besar harapan kami sebagai cabang olahraga baru di Sumatera Barat untuk dapat berkembang dan berprestasi di bawah lindungan dan arahan dari Pemerintah Daerah, khususnya Kota Bukittinggi,” ungkap Hendra. Harapan ini menggambarkan sinergi yang dibutuhkan antara penggiat olahraga dan pemerintah untuk memastikan sebuah disiplin olahraga baru bisa tumbuh sehat dan berkelanjutan.

Shoppe Mall